AI dan Dunia kepenulisanku

Monday, December 15, 2025

Tahun 2025
Sudah hampir 20 tahun aku menulis. Dimulai dari blog kecil multiply, beralih ke WordPress lalu blogspot. Saat in sekira ada 3 blog aktif yang ku kelola. Lainnya blog yang kubuat namun mati Suri karena kesulitan menemukan waktu Dan ide. Dari ketiga blog yang ku punya, hanya satu blog yang memang bersifat ilmiah popular. Awal membangun blog tersebut adalah sebagai tempat aku belajar. Aku memiliki kebiasaan belajar sambil menulis. Dis amping itu aku merasa bahwa aku bisa menyebarkan ilmu melalui blog. Blog itu aku buat sekitar tahun 2015. Dari situ ku apply adsense dan tembus di tahun 2019. Selama dengan adsense, sudah payout satu Kali saja. Setelah payout, blog ini mengalami banyak kesulitan dalam pengembangannya diantaranya:
-  Kesulitan membagi waktu Dan kelelahan
   Ya, karena posisi bekerja waktuku sudah tersita dengan bekerja. Seiring bertambahnya usia, pulang kantor terasa sangat lelah. Sabtu Minggu pun tidak bisa maksimal karena aku disibukkan dengan pekerjaan rumah tangga. Belum psikologisku yang tidak stabil sehingga lebih banyak mencari hiburan lain. Dan mobilitasku tinggi sehingga aku cukup kelelahan
- Penghasilan blog berkurang drastis
Dulu,  blog ini bisa menghasilka 30-50 ribu sebulan. Namun demikian seiring berjalannya waktu Dan seiring berkembangnya AI, orang-orang sudah berkurang bertanya di google Dan membaca artikel. Orang lebih praktis menggunakan AI. Dan yang paling mengecewakan adalah sumber informasi AI pernah kulihat diambil dari blog ku. Aku tidak tahu apakah mengambil tulisan orang untuk digunakan oleh AI akan berdampak positif dalam artian setiap artikel yang diambil sebagai sumber akan dibayar. Namun kurasa tidak, karena adsense untuk blog bersumber dari klik iklan. Bahkan banyak pengunjung pun tak menjamin penghasilan meningkat. Jujur saja, kondisi ini membuat semangatku menulis perlahan surut. Aku kehilangan arah. Namun demikian aku kembali bertanya pada diriku, untuk apa aku buat blog??
Pertanyaan ini terus kutanyakan pada diriku sediri. Aku Masih belum tahu kelak blog ini akan seperti apa kedepannya. Kalau ide atau topik, aku Masih punya banyak hal yang bisa dibahas. Tinggal aku menyemangati diriku. Beberapa rekan yang membaca blog ku juga sangat terbantu dengan blog ku. Aku harap ini bisa menambah motivasi keberlanjutan blog ini.

Akhir kata, aku hanya menceritakan realita yang terjadi. Zaman berubah, perilaku manusia berubah. AI hanyalah alat bantu yang dibekali keilmuan untuk membantu manusia.ika AI memang bisa membantu peradaban manusia, tolong dukung Dan bantu manusia untuk menjadi lebih baik. Beri timbal balik yang sepadan bagi orang-orang Dan sumber pebelajaran AI. Jika AI belajar lewat gambar saja pembuat gambar bisa mendapatkan fee, kenapa orang yang menulis, membuat artikel tidak bisa diperalukan yang sama?

Satu tahun

Wednesday, October 29, 2025

Satu tahun setelah Bapak berpulang
Satu tahun lagi berlalu dan aku masih berada di tempat ini
Satu tahun berjalan dan kembali kupanjatkan pintaku
Satu tahun, terasa singkat terasa cepat
Satu tahun, usia makin bertambah
Permohonanku masih tak berubah
Kuminta pada Allah tersayang agar senantiasa menjaga keluarga kami
Memberikan kenikmatan dunia dan akhirat
TanpaMu kami bukanlah apa-apa dan siapa-siapa
Akan kah satu tahun ke depan akan terasa lebih hangat
Akan kutuliskan kisah dan lembar kehidupanku
Hanya pada Allah aku menyandarkan segala asaku
Berikan kami jalan terangMu, bukakan kami pintu keluasanMu
TanpaMu aku takkan mampu menjalani tahun demi tahun
Semua karenaMu dan semua untukMu


4 Desember 2024

Monday, December 16, 2024

Hari Rabu, pukul 16.00. Sebuah telefon masuk, dari ibu. Terdengar suara diujung sana, tetangga depan rumah dengan suara isak tangis di belakangnya. Innalillahi wa innailaihi rojiun...Bapak sudah berpulang. 

Tak akan ada lagi suara laki-laki di rumah yang memanggilku dek 

Tak ada lagi laki-laki yang berjalan dengan membungkuk dan langkah kaki yang mengusap lantai

Tak ada lagi laki-laki yang berkutat dengan kandang dan tanamannya di samping rumah

Tak ada lagi laki-laki yang tidur sembari mendengkur di kamar belakang

Tak ada lagi laki-laki yang meminta dicarikan lagu jawa, lawas ataupun film kerajaan

Tak ada lagi laki-laki yang di pagi hari membawa motor untuk membeli kangkung dan di sore hari membeli tahu bunting

Tak ada lagi laki-laki yang mandi di kamar mandi belakang dan mengotori lantainya

Tak ada lagi laki-laki yang di jam-jam sholat bergegas ke masjid, mengenakan kupluk kesayangan

Tak ada lagi laki-laki yang berjalan dengan suara menyapu lantai

Tak ada lagi laki-laki yang memainkan gitar itu sembari aku bernyanyi

Tak ada lagi laki-laki yang memutarkan lagu jawa dan keroncong sembari berdenang.

Tak ada lagi laki-laki yang utak atik sim salabim jadilah hasil karya

Tak ada lagi laki-laki yang tiap anaknya pergi titip dibelikan jajan dan oleh-oleh

Bapak....

Engkau sudah tak ada, namun bayangmu masih lekat saat aku melihat seisi rumah

Ketika aku melihat tanaman bungamu, pagar bambu mu, kebun bungamu, kandang ayam mu, sendal, baju, kopiah, buku, kaset, semua mengingatkanku padamu

Bapak...

Dengan apapun aku tak bisa membalas jasamu

Bahkan hingga akhir hayatmu aku belum bisa memberikan kebahagiaan yang sesungguhnya

Hanya kau yang mengantarku dalam setiap langkah hidupku...mulai dari masuk universitas, melepasku kerja di Brunei, hingga di tempat kerjaku saat ini.

Engkau juga yang melepasku untuk dipinang oleh suamiku saat ini.

Bapak...

Kalau aku kangen sama bapak gimana....pengen pegang dan peluk bapak gimana....

Bapak tau kan, aku kalau jalan sama Bapak suka gelendotan di lengannya bapak... 

Dua minggu berlalu pun, rasa luka itu masih terasa hangat di dada, menyesakkan...

Janjiku dengan bapak, aku akan jaga ibu dengan baik

Aku pasti bisa pindah ke Jogja, kembali ke kota kita, membawa ibu turut serta, menikmati hari tua

Bapak...

Maafkan aku yang belum bisa melakukan banyak hal untukmu

Doakan aku dan mba bisa menjalani sisa kehidupan kami di dunia ini dengan baik dan membanggakanmu

Tenang disana pak.. moga Allah beri tempat yang lapang, terang, sejuk, nyaman

Doaku selalu teriring untukmu pak....

Husnul khotimah pak..



[PUISI] CATATAN MAWAR

Sunday, December 15, 2024

oleh Ahmad Syubb'anuddin Alwy

Mawar di tanganku
Seberapa indah kutanam dirumahmu
Mawar di hatiku
Seberapa wangi bila kuselipkan di jubahmu
Mawar di mulutku
Seberapa sedih kulukis di air matamu
Mawar di tintaku
Seberapa tetes bila kualirkan di namamu
Mawar di doaku
Adakah sampai di jarakmu?

[PUISI] TO MY MOM

Mom who always give me advice to survive
To be strong, brave, and never give up
Always smile when you are sad and in the bad condition
"Don't be shy and don't cry"
Life is so beautiful
"You have to face it"
"Take the lesson from your adventure"
"Pray to Allah always in everywhere, every time"
"If you get tired, get relax for a moment"
"If you want to get better, I will push you and support you"
I will do everything for you mom
I want to be the best for you
I don't want to see you sad and cry
I will give the smile for you
I will give this happiness for you
Everything I do is because of Allah and because of you mom....

Jalan untuk meraih sukses

  1. Sadarlah bahwa ada perbedaan besar antara orang-orang berprestasi biasa-biasa saja dan berprestasi luar biasa
  2. Pelajari definisi dari kegagalan
  3. Jangan anggap dirimu seorang pecundang
  4. Ambil tindakan, kurangi rasa takut
  5. Ubah respon terhadap kegagalan dengan menerima tanggung jawab
  6. Jangan biarkan kegagalan merasuki dirimu
  7. Ucapkan selamat tinggal untuk hari kemarin. 
  8. Ubahlah dirimu, maka duniamu akan berubah
  9. Kuasai dirimu dan mulai memberanikan diri
  10. Cari hikmah setiap pengalaman buruk
  11. Jika awalnya anda sukses, cobalah sesuatu yang lebih sulit
  12. Belajarlah dari pengalaman buruk dan ubahlah menjadi pengalaman baik
  13. Perbaiki kelemahan yang melemahkanmu
  14. Pahami bahwa tak ada perbedaan yang besar antara kegagalan dan sukses
  15. Bangkitlah, lupakanlah, majulah terus 
catatan:
tulisan ini kuperoleh dari catatan yang tertumpuk di lemari. Sepertinya berasal dari buku tertentu yang kutulis ulang. 

[Review] Moon In The Spring

Sunday, April 26, 2015





  • Judul:Moon in The Spring
  • Genre:Romance, Drama, Fantasi
  • Kategori:fiksi, novel dewasa muda, novel terjemahan Korea
  • Penulis:Hyun Go Wun
  • Ukuran:14x20 cm
  • Tebal:406 halaman
  • Terbit:Oktober 2014
  • Penerbit                  Haru

Review:
Pertama kali tertarik untuk membeli buku ini sekitar di akhir bulan Januari 2015. Kenapa tertarik? Satu-satunya alasan adalah penulisnya Hyun Go Wun yang merupakan penulis novel "Always with me dan 4 ways to get a wife". Kedua novel yang saya sebutkan itu sudah saya miliki sejak lama, dan I'm very addicted with both of them.